*Di hari Pertama Sekolah
Bangkinang Kota (rina com) : Hari pertama pembelajaran sekolah semester genap tahun pelajaran 2024-2025 Senin (07-01-25) Unit Satuan Pendidikan (UPT) SMP N 2 Bangkinang Kota langsung melaksanakan gerakan tujuh (7) kebiasaan anak, seperti senam anak Indonesia Hebat, menyanyikan lagu Indonesia Raya serta melakukan sosialisasi gerakan tujuh kebiasaan anak Indonesia Hebat.
Kepala sekolah SMP N 2 Bangkinang Kota Meldawati M. Pd kepada media ini menjelaskan, tujuh kebiasaan anak Indonesia Hebat ini adalah kebiasaan yang dicanangkan Kemendikdasmen dalam membentuk karakter anak didik untuk mewujudkan 8 karakter utama bangsa yg harus dimiliki SDM unggul. ”
Tujuh kebiasaan Anak Indonesia Hebat ini adalah seperti: bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat dan istirahat/tidur cepat ” jelasnya.
Namun diakuinya tujuh kebiasaan anak Indonesia Hebat ini hanya dapat terealisasikan apabila ada kerja sama maksimal orang tua, gri dan satuan Pendidikan. Itu sebabnya sosialisasi tidak hanya dilaksanakan kepada peserta didik dan guru di sekolah saja namun juga dilakukan kepada orang tua. “Sehingga semua pihak ini saling bekerja sama dan memaksimalkan anak didik dalam menjalankan kebiasssn ini, karena kebiasaan ini tidak hanya dilaksanakan di sekolah namun juga dilaksanakan di rumah ” ujarnya.
Kebiasaan Anak Indonesia hebat ini adalah salah satu program pemerintahan Prabowo-Gibran dalam menuju Indonesia Emas 2045 dan delapan misi yang disebut Asta Cita. Untuk mendukung ini maka Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah mengemban tugas untuk mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) unggul yang selaras dengan misi Asta Cita keempat yakni memperkuat pembangunan sumber daya manusia, sains, teknologi, pen- didikan, kesehatan, prestasi olahraga, kesetaraan gender, serta penguatan peran perempuan, pemuda, dan penyandang disabilitas.
SDM unggul tersebut harus mempunyai delapan karakter utama bangsa yakni: religius, bermoral, sehat, cerdas dan kreatif, kerja keras, disiplin dan tertib, mandiri, serta ber-l manfaat. Delapan karakter utama bangsa ini dapat tercapai melalui pembiasaan yang harus dilakukan oleh anak setiap hari sehingga membudaya.

“Jika kebiasaan ini diterapkan bertahun-tahun maka akan terinternalisasi pada diri anak menjadi karakter. Tujuh kebiasaan ini diharapkan dapat terlaksana setiap hari, berkelanjutan, hingga men jadi budaya, dan terinternalisasi menjadi karakter, jelasnya
Diakuinya pembentukan karakter ini membutuhkan waktu dan keterlibatan berbagai pihak terutama keluarga, satuan pendidikan, masyarakat, dan media.
Maka keluarga dan satuan pendidikan perlu mendapatkan panduan agar dapat: memahami manfaat penerapan tujuh kebiasaan anak Indonesia hebat, mengetahui perannya dalam membentuk tujuh kebiasaan anak Indonesia hebat dan melakukan pemantauan dan evaluasi penerapan tujuh kebiasaan anak Indonesia hebat secara berkala.
“Kami juga berharap dukungan penuh dari keluarga para siswa agar program ini bisa dilaksanakan dengan baik di sekolah ini, rencananya sosialisasi kepada orang tua akan dilaksanakan minggu depan ” tutupnya (rdh)
