Salo (rina.com): Semangat melestarikan budaya lokal diwujudkan oleh SMP Negeri 2 Salo lewat kegiatan Gelar Karya Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) yang dilaksanakan pada 22 April 2025. Dalam kegiatan ini, para siswa menampilkan beragam alat permainan tradisional, hasil dari proses pembelajaran berbasis proyek yang mengangkat tema kearifan lokal.
Acara yang digelar di halaman sekolah ini dibuka secara resmi oleh Kepala Sekolah Yusmawati, S.Pd., M.M., dan dihadiri oleh seluruh siswa, guru, serta staf sekolah. Suasana meriah terlihat saat siswa memperkenalkan permainan seperti gasing, congklak, egrang, kelereng, dan permainan tradisional lainnya yang mulai jarang dimainkan oleh generasi muda.
“Kegiatan ini bukan sekadar pameran, tapi juga bentuk pembelajaran kontekstual yang mengajak siswa mengenal dan mencintai budaya sendiri,” ujar Yusmawati dalam sambutannya.

Ia menambahkan bahwa prakarya permainan tradisional ini dirancang langsung oleh siswa dengan bimbingan guru. Tidak hanya membuat, para siswa juga menjelaskan sejarah, cara bermain, serta nilai-nilai yang terkandung dalam permainan tersebut.
Selain melatih kreativitas dan keterampilan tangan, kegiatan ini juga menanamkan semangat gotong royong, sportivitas, dan kecintaan terhadap warisan budaya nusantara.
Melalui kegiatan P5 ini, SMPN 2 Salo berharap bisa membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berkarakter dan berakar pada budaya bangsa.(nery)
