Makan Bajambau, Kegiatan P5 SMP N 2 Bangkinang Kota

  • Share

* Kenalkan siswa pada kearifan lokal

Bangkinang Kota (rinacom) : Untuk lebih mengenalkan darah anak dengan budaya sendiri, maka UPT SMP N 2 Bangkinang Kota memggelar kegiatan “Makan Bajambau”, pada senin (14-04-25). Dalam acara ini para siswa melaksanakan kegiatan tradisi masyarakat Kampar Makan bersama yang disebut dengan Bajambau.

Acara ini berlangsung di aula dan pelataran K5 sekolah tersebut, ada 90 Jambau yang berjejer dengan sekitar 7 siswa mengelilingi setiap Jambau tersebut, bukan hanya itu dalam prosesi makan bersama ini, juga dikenalkan budaya Sasombau atau representasi pepatah petitih layaknya suatu perjamaun resmi dalam adat Kampar selama ini.

Kepala sekolah SMP N 2 Bangkinang Kota Meldawati, M.Pd menjelaskan, kegiatan ini merupakan kegiatan P5 (projek penguatan profil Pelajar Pancasila) bagi siswa UPT SMPN 2 tersebut. Mengambil Tema: kearifan lokal, jmaka mengambil mengambil judul ” Makan bajambau makan beradat”.

Kearifan lokal menurutnya merupakan jati diri dan identitas suatu daerah sehingga tema kearifan lokal berusaha mengembangkan pengetahuan peserta didik terhadap segala hal yang berhubungan dengan daerah domisilinya, mulai dari tradisi khas daerahnya, kerajaan-kerajaan yang pernah ada, mata pencaharian masyarakatnya maupun adat istiadatnya.

“Dan Kampar terkenal dengan kearifan lokalnya berupa adat dan istiadat yang sangat kental dengan berbagai tradisi, salah satunya makan bajambau ini” jelasnya

Bahkan tidak tanggung-tanggung, pihak sekolah bahkan sengaja mengundang dua orang Ninik Mamak yang menjelaskan dan mempraktekkan langsung prosesi Bajambau seperti, Sasombau nak makan, samsobau setelah makan. Hadir juga pengawas sekolah, Zulkifli, M.Pd untuk melihat efektivitas pelaksanaan P5 oleh guru.

Sedangkan untuk siswa, setiap kelompok anak terdiri dari tujuh orang dengan fasilitator(guru) menghidangkan satu jambau. Setiap guru memegang instrumen utk mengobservasi sikap yang muncul pada siswa sesuai dimensi karakter profil pelajar pancasila yg ingin ditumbuhkan melalui kegiatan P5 ini.

“Sebelumnya siswa jugadiajak berkreasi membuat kain penutup jambau, sehingga dapat digunakan pada acara makan bajambau hari ini, agar jambau terlihat bagus, rapi dan menarik” jelasnya.

Diharapkan dengan kegiatan ini siswa dapat menggali dan mendiskusikan berbagai materi yang menjadi topik dalam kearifan lokal, sehingga dapat mengenali lebih jauh kearifan di daerahnya. (rdh)

  • Share