Koto Perambahan (rina.com): Upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat lanjut usia terus dilakukan Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kabupaten Kampar. Salah satunya melalui pembentukan Sekolah Lansia BKMT Koto Perambahan, Kecamatan Kampa, yang ditandai dengan penandatanganan Surat Keputusan (SK) kepengurusan di Kantor Desa Koto Perambahan, Padang Merbau, Selasa (23/6/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Desa Koto Perambahan Sahrul Dt Jalelo beserta aparatur desa. Dari BKMT Kabupaten Kampar hadir Bendahara BKMT Kampar sekaligus Ketua Koordinator Pokja Sekolah Lansia Kabupaten Kampar Hj. Debbie Ricardo, S.E., Sekretaris BKMT Kampar Dr. Mardiana, serta Humas BKMT Kampar Rina Dianti Hasan.
Turut hadir mewakili Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P2TP2A) Kabupaten Kampar, Satiti Rahayu, S.Keb., serta Koordinator Keluarga Berencana Kecamatan Kampa, Ust. Jarlisman, S.Th.I.
Dalam pertemuan tersebut dibahas berbagai persiapan pembentukan Sekolah Lansia, mulai dari penyusunan kepengurusan hingga teknis pelaksanaan kegiatan belajar bagi para peserta lansia.
Kepala Desa Koto Perambahan, Sahrul Dt Jalelo, menyampaikan dukungan penuh terhadap pendirian Sekolah Lansia di desanya. Menurutnya, program tersebut sangat dibutuhkan karena jumlah warga lanjut usia di desa itu cukup banyak dan keberadaan sekolah akan menjadi bagian dari upaya pemerintah desa dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kami sangat senang dengan hadirnya Sekolah Lansia ini. Semoga dapat memberikan manfaat bagi para lansia sehingga mereka tetap aktif, sehat, dan bahagia menjalani masa tua,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Koordinator Pokja Sekolah Lansia BKMT Kabupaten Kampar, Hj. Debbie Ricardo, S.E., mengatakan Sekolah Lansia merupakan salah satu program BKMT Kabupaten Kampar dalam mendukung pemberdayaan masyarakat, khususnya bagi kelompok lanjut usia.
Menurutnya, meningkatnya jumlah penduduk usia lanjut menjadi perhatian bersama sehingga diperlukan wadah yang dapat memberikan pembinaan, edukasi, serta ruang interaksi agar para lansia tetap produktif dan memiliki kualitas hidup yang baik.
“Kita ingin para lansia dapat menikmati masa tuanya dengan bahagia, tetap sehat, aktif, dan merasa memiliki ruang untuk belajar serta bersosialisasi,” katanya.
Selain di Desa Koto Perambahan, BKMT Kabupaten Kampar pada tahun 2026 juga mengembangkan program Sekolah Lansia di Desa Tarai Bangun, Kecamatan Tambang.
Dalam kesempatan tersebut juga dibentuk kepengurusan Sekolah Lansia BKMT Koto Perambahan. Rina Dianti Hasan dipercaya sebagai Kepala Sekolah Lansia, yang penunjukannya ditetapkan melalui Surat Keputusan yang ditandatangani langsung oleh Kepala Desa Koto Perambahan.
Debbie Ricardo berharap kehadiran Sekolah Lansia dapat menjadi sarana pemberdayaan bagi masyarakat lanjut usia di Kabupaten Kampar sehingga semakin banyak lansia yang sehat, mandiri, aktif, dan tetap berperan di tengah kehidupan bermasyarakat.(rdh)
