Pekanbaru- Dua Dekade Lebih Kabupaten Rokan Hilir berdiri, Negeri Seribu Kubah Telah Banyak Mengalami Perubahan.
Menjelang usia ke dua puluh tiga ini segenap harapan masyarakat dan para pendiri kabupaten rokan hilir tertumpu pada kepemimpinan afrizal sintong dan sulaiman.
Berharap dengan kepemimpinan yang belum lama berganti ini rokan hilir mampu berbenah mengatasi semua problematika yang ada di negeri seribu kubah. Problem mendasar yang hari ini masih terasa dan menjadi perbincang hangat dikalangan masyarakat rokan hilir seperti permasalahan perekonomian yang belum begitu terasa perubahannya ditambah dengan permasalah insfrastruktur.
Namun nahkoda baru telah mampu menjawab dari permasalaha infrastruktur, salah satunya pembangunan jembatan penghubung desa Babusalam Rokan dengan desa Air Hitam atau lebih dikenal dengan Ulak Kemahang, Kecamatan Pujud. Yang mana pengunaan anggaran pembangunan memakan biaya sebesar Rp. 31.644.070.921 dengan dipercayakan pengerjaan konstruksinya kepada PT.TIRTA MARGA JAYA BETON.
Diharapkan mampu menyelesaikan pembagunan yang memakan biaya besar ini sesuai dengan perencanaan awal pengerjaan jembatan tersebut.
Sehingga keberadaan jembatan ini jika selesai nantinya benar-benar terasa kebermanfaatannya. Besar harapan nantinya proyek pembangunan jembatan ini dapat selesai sesuai pada waktunya. Ujar ridho tokoh pemuda kecamatan pujud.
Jembatan ini akan menjadi penunjang percepatan pertumbuhan Ekonomi Desa air hitam, yang mana pada saat ini masyarakat masih menggunakan transportasi sungai (pompong ) dengan waktu tembuh 2 hingga 3 jam perjalan. Selain itu pendistribusian hasil perkebunan kelapa sawit masyarakat yang memakan cost begitu tinggi.
Disamping itu kita juga berharap seluruh pemangku kebijakan dan aparat penegak hukum bersama mengawasi pembagunan jembatan yang membakan anggaran yang begitu besar. Karena sangat disayangakan jika jembatan ini tidak selesai ataupun dikerjakan dengan semberono. Pungkasnya.
Rsl.rta
Email @ruangindonesiabicara
