BAZNAS Kampar Salurkan Bantuan bagi 800 Anak Yatim dan 83 Penyandang Disabilitas pada Peringatan Muharram 1448 H

  • Share

Bangkinang Kota (rina.com): Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kampar bersama Kementerian Agama Kabupaten Kampar menyalurkan bantuan kepada 800 anak yatim dan 83 penyandang disabilitas dalam kegiatan Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas Tahun 2026. Kegiatan yang mengusung tema “Festival Pesan Inklusif dari Jiwa Anak untuk Negeri” tersebut digelar dalam rangka menyemarakkan Bulan Muharram 1448 Hijriah sekaligus mendukung Asta Program Prioritas Pemberdayaan Ekonomi Umat, Kamis (25/6/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia ini menjadi wujud kepedulian terhadap anak yatim, piatu, yatim piatu, serta penyandang disabilitas. Di Kabupaten Kampar, bantuan diserahkan secara simbolis kepada para penerima manfaat yang berasal dari berbagai kecamatan.

Ketua BAZNAS Kabupaten Kampar, Arizon, SE, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk sinergi antara BAZNAS dan Kementerian Agama dalam menyalurkan amanah zakat, infak, dan sedekah dari para muzaki kepada masyarakat yang berhak menerima.

“Dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun oleh BAZNAS merupakan amanah umat yang harus disalurkan secara tepat sasaran. Melalui kegiatan Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas ini, kami berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban para penerima manfaat serta memberikan semangat dan kebahagiaan dalam menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah,” ujar Arizon.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh muzaki, munfik, dan masyarakat Kabupaten Kampar yang terus mempercayakan penyaluran zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS. Menurutnya, kepercayaan tersebut menjadi kekuatan bagi BAZNAS untuk terus menghadirkan berbagai program sosial dan kemanusiaan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kampar, Dr. Erizon Efendi, M.Pd., menyampaikan bahwa Bulan Muharram merupakan momentum untuk memperkuat kepedulian sosial dan semangat berbagi, terutama kepada anak yatim dan penyandang disabilitas.

Menurutnya, Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi bukti nyata kepedulian bersama dalam memberikan perhatian, kasih sayang, serta kesempatan yang sama kepada mereka yang membutuhkan agar dapat meraih masa depan yang lebih baik.

Melalui tema “Festival Pesan Inklusif dari Jiwa Anak untuk Negeri”, kegiatan ini diharapkan mampu mengajak masyarakat membangun lingkungan yang lebih peduli, ramah, dan inklusif, sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan dalam mewujudkan kesejahteraan umat.

Kegiatan ditutup dengan penyerahan bantuan secara simbolis kepada anak yatim dan penyandang disabilitas serta doa bersama agar keberkahan Bulan Muharram senantiasa menyertai masyarakat Kabupaten Kampar.(rdh)

  • Share