*Disdikpora Kampar Taja Bimtek Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Satuan Pendidikan
Bangkinang (rina.com) : Sejatinya sekolah atau satuan Pendidikan (SP) bukanlah sekedar sebagai tempat transfer ilmu, tetapi juga sebagai ruang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi tumbuh kembang anak.
” Maka kami bangga kegiatan ini dilaksanakan di sekolah kami, karena bimtek ini merupakan langkah penting dalam mewujudkan sekolah yang bebas dari segala bentuk kekerasankekerasan, baik kekerasan fisik, psikis, seksual, maupun perundungan (bullying)” jelas Kepala Sekolah SMP N 2 Bangkinang Kota Meldawati MPd.
Hal ini disampaikan Meldawati, M.Pd dalam kegiatan Bimtek pencegahan dan penanganan kekerasan di lingkungan satuan pendidikan, yang ditaja oleh Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kampar di SMP N 2 Bangkinang Kota, Jumat (14-11-25). Bergabung juga dalam acara tersebut SMP 2 Muhammadiyah Bangkinang Kota.
Bimtek ini dihadiri dan dibuka oleh Kabid Dikdas Dikpora Yolanda Sri Rahayu, S.IP. Sedangkan Narasumber dari Polres Kampar AIPDA Syamsul Bahri, Kabid DPPKPB2A Kampar Lindawati, SK., MM.

Meldawati menyampaikan terimakasih kepada kepada Dinas Dikpora Kampar yang sudah menyelenggarakan kegiatan Bimtek ini di sekolahnya, sehingga dirinya selalu Kepala sekolah dan para majlis guru dan para siswa dapat memahami secara mendalam bagaimana upaya pencegahan, penanganan, pelaporan, dan tindak lanjut apabila terjadi kasus kekerasan di lingkungan sekolah.
Hal ini sejalan dengan Permendikbudristek Nomor 46 Tahun 2023 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Satuan Pendidikan.
“Maka Saya berharap seluruh warga sekolah , guru, tenaga kependidikan, peserta didik, bahkan orang tua, dapat bersama-sama membangun budaya positif, saling menghargai, dan menciptakan lingkungan belajar yang berkarakter, inklusif, serta berkeadilan” harapnya.
Meldawati juga mengimbau agar kegiatan bimtek ini bukan hanya sekadar kegiatan formalitas, tetapi benar-benar direalisasikan sehingga menjadi garda terdepan dalam mewujudkan sekolah ramah anak dan bebas kekerasan.
” Semoga kegiatan hari ini memberikan manfaat dan menjadi langkah nyata dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi seluruh warga sekolah” jelasnya.
Sementara itu, Kabid Dikdas Dikpora Yolanda Sri Rahayu, S.IP. menyatakan, ini merupakan kegiatan pemerintah Kampar dari Dinas Dikpora sebagai salah satu bentuk upaya agar jangan terjadi kekerasan pada anak di sekolah. Karena pada saat ini banyak terjadi kekerasan sehingga sekolah tidak lagi tempat yang nyaman bagi anak. (rdh)
