BANGKINANG — Wakil Menteri Pertanian Republik Indonesia Dr. Sudaryono, B.Eng., M.M., M.BA melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Kampar, Senin (09/02/2026), sebagai bagian dari upaya pemerintah pusat memperkuat ketahanan dan mewujudkan swasembada pangan nasional.
Kunjungan Wamen Pertanian RI dipusatkan di areal persawahan Desa Binuang, Kecamatan Bangkinang, yang dirangkaikan dengan panen padi bersama petani, temu ramah dengan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), diskusi pertanian, serta pelantikan Pengurus Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Provinsi Riau Periode 2025–2030.
Setibanya di lokasi, Dr. Sudaryono langsung turun ke sawah dan melakukan panen padi menggunakan mesin combine harvester bersama Bupati Kampar Ahmad Yuzar dan Wakil Bupati Kampar Misharti. Dalam keterangannya, Wamen Pertanian menyampaikan apresiasi atas semangat dan kontribusi petani Kampar dalam menjaga ketersediaan pangan, khususnya di Provinsi Riau.
“Kami bangga dengan petani Kampar. Kontribusi mereka sangat penting dalam memperkuat ketahanan pangan daerah dan nasional, terlebih di tengah kondisi global yang tidak stabil dan berpengaruh pada harga pangan dunia,” tegas Sudaryono.
Ia menegaskan bahwa pemerintah pusat terus bergerak cepat memperkuat produksi pertanian dalam negeri melalui dukungan sarana dan prasarana pertanian, peningkatan teknologi, serta penguatan kelembagaan petani.
Sebagai bentuk dukungan konkret, Wakil Menteri Pertanian RI menyerahkan dua unit mesin combine harvester, masing-masing untuk Desa Muara Uwai dan Desa Binuang, Kecamatan Bangkinang.
“Pemerintah pusat siap mendukung kebutuhan daerah. Namun yang terpenting adalah keseriusan dan keberlanjutan. Saya mengajak seluruh pihak—pemerintah daerah, organisasi tani, dan petani—untuk terus berbuat nyata demi kemajuan pertanian Indonesia,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Wamen Pertanian RI juga melantik Pengurus HKTI Provinsi Riau Periode 2025–2030, sebagai bagian dari penguatan peran organisasi tani dalam mendukung program swasembada pangan nasional.
Sementara itu, Bupati Kampar Ahmad Yuzar, S.Sos., M.T menyampaikan bahwa kunjungan Wakil Menteri Pertanian RI menjadi momentum penting bagi Kabupaten Kampar, khususnya dalam pengembangan sektor pertanian dan peningkatan produktivitas petani.
Ia juga menyampaikan sejumlah kebutuhan strategis daerah, terutama terkait revitalisasi jaringan irigasi dan waduk, mengingat kawasan persawahan Desa Binuang memiliki potensi lahan irigasi seluas 150 hektare dengan pola tanam dua kali setahun.
Kunjungan kerja Wakil Menteri Pertanian RI ke Kabupaten Kampar ini diharapkan semakin memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, organisasi tani, dan petani dalam mewujudkan ketahanan serta swasembada pangan nasional, khususnya di wilayah Riau dan Kabupaten Kampar. (Neri)
