JAKARTA (rina.com) – Anggota DPRD Kabupaten Kampar Eko Sutrisno menghadiri agenda Silaturahmi Akbar Persatuan Masyarakat Kampar Jakarta (PMKJ) 1447 Hijriah yang digelar di Aula Masjid Al-Nizham, Rawasari, Jakarta Pusat, Minggu (26/4/2026). Kegiatan tersebut menjadi ajang mempererat hubungan masyarakat Kampar di perantauan dengan pemerintah daerah dan DPRD Kampar.
Dalam kegiatan itu, Eko Sutrisno hadir bersama Wakil Bupati Kampar Dr. Misharti, S.Ag., M.Si serta sejumlah tokoh masyarakat Kampar yang menetap di wilayah Jabodetabek. Kehadiran unsur legislatif dinilai sebagai bentuk perhatian DPRD Kampar terhadap masyarakat rantau yang selama ini turut memberikan kontribusi bagi daerah.
Acara tersebut disambut langsung oleh Ketua Umum PMKJ Fauzi Ishak, jajaran pengurus PMKJ, Ketua Panitia A. Yurnalis, SH, S.Psi., M.Si, serta tokoh masyarakat Kampar Prof. Dr. KH. Ilyas Husti, MA.
Dalam kesempatan itu, Anggota DPRD Kampar Eko Sutrisno mengapresiasi kekompakan masyarakat Kampar di Jakarta yang tetap menjaga budaya, persaudaraan, dan identitas daerah meski berada jauh dari kampung halaman.
Menurutnya, kegiatan silaturahmi seperti ini sangat penting dalam memperkuat hubungan emosional antara masyarakat rantau dengan Kabupaten Kampar.
“Silaturahmi seperti ini sangat penting untuk menjaga persatuan warga Kampar di rantau. DPRD Kampar tentu mendukung kegiatan yang mampu memperkuat rasa kekeluargaan sekaligus membuka ruang kontribusi perantau terhadap pembangunan daerah,” ujar Eko Sutrisno.
Ia juga berharap masyarakat Kampar di perantauan dapat terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan DPRD dalam mendukung kemajuan Kabupaten Kampar di berbagai sektor.
Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan tersebut juga menjadi wadah memperkuat komunikasi antara masyarakat rantau dengan pemerintah daerah terkait pembangunan dan kemajuan Kabupaten Kampar ke depan.
Sementara itu, Wakil Bupati Kampar Dr. Misharti yang hadir mewakili Bupati Kampar Ahmad Yuzar turut menyampaikan pesan agar masyarakat Kampar di perantauan terus menjaga persatuan dan semangat kebersamaan.
“Perantau adalah aset luar biasa bagi daerah. PMKJ bukan sekadar organisasi, tetapi rumah besar bagi warga Kampar di tanah rantau. Semangat ‘Tali Bapilin Tigo’ harus tetap dijaga meski jauh dari kampung halaman,” ujar Misharti.
Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Kampar juga menyerahkan bantuan kepada panitia pelaksana sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan PMKJ serta upaya mempererat tali persaudaraan masyarakat Kampar di Jakarta. (Neri/adv)
