Tiga Juru Parkir Ditahan di Mapolsek Binawidya

  • Share
Massa ojol mencoba memukuli Jukir saat akan dibawa ke Mapolsek Bina Widya pada rusuh antara Ojol dan Jukir di Ricis Factory Panam Pekanbaru (23-05-24) Foto:ruangindonesiabicara.com

*Pasca Kerusuhan di Richeese Factory

Pekanbaru: Setelah terjadi keributan antara driver Ojek Online (Ojol) dan Juru Parkir (Jukir ) di restoran Richeese factory kemarin siang kamis 23 Mei 2024, tiga juru parkir diaman anggota Polsek Binawidya di Mapolsek tersebut.

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polresta Pekanbaru Kompol Bery Juana Putra mengatakan, tiga jukir ini diamankan setelah mendengarkan kesaksian-kesaksian dari pelaku dan rekan-rekan ojol, yang memang terlihat dalam pemukulan tersebut.

“Setelah polisi mempelajari dan mendalami kasus tersebut, akhirnya polisi binawidya menangkap 3 jukir tersebut dan menetapkan jukir tersebut menjadi tersangka dalam keributan yang terjadi di restoran Richeese factory panam” ujarnya

Pada saat mengamankan dan membawa ketiga pelaku. petugas sempat kewalahan membawa ke mobil patroli, sebab di lokasi tersebut dipadati oleh para ojol. Bahkan rombongan ojol sempat memukul pelaku

Untuk mengurai massa ojol, petugas kepolisian sempat melepaskan tembakan ke udara sebanyak 2 kali tembakan. Hingga akhirnya pelaku bisa diamankan dan dibawa ke Mapolsek.
Saat ini menurut Bery pihak kepolisian masih mendalami kasus tersebut.

Suasana tegang di Ricis Factory Pekanbaru, antara massa ojol dan Jukir

Kerusuhan ini terjadi dipicu adanya adu mulut antara juru parkir tersebut dengan salah seorang driver Ojol Hendri yang menolak membayar parkir karena menurutnya Ojol tidak seharusnya dikenakan biaya parkir, sementara jukir tersebut ngotot meminta parkir yang menurutnya sudah jauh lebih rendah dari tarif parkir biasa, yaitu seribu rupiah

Adu mulut tidak bisa dihindari dan driver ojol tersebut akhirnya mendapat pukulan di kepala dan kemudian meminta bantuan teman temannya dan akhirnya terjadilah kerusuhan (budi)

  • Share