PEKANBARU – Bagaikan petir disiang bolong, Surat Keputusan Nomor 426/Dispora/VIII/2024/969 tentang pemanggilan atlet cabang olahraga pencak silat untuk mengikuti Pelatda pra Popnas zona l tahun 2024 membuat lima pelatih yang sudah ditetapkan gagal mengikuti kegiatan tersebut.
Bahkan ada tiga nama pelatih silat abal abal yang dimasukkan pihak Dispora Riau dalam SK tersebut yakni Eli Susanti, Karobe Darwis dan Juanda membuat tiga dari lima nama pelatih yang sudah disepakati bersama untuk mengikuti training center dicoret.
“Ada apa ini? Kenapa pihak Dispora Riau tidak sportif dan main belakang begini?,” ungkap Salah seorang Pelatih Silat yang enggan disebutkan namanya kepada wartawan, Jumat (30-08-24).
Bukan hanya disitu saja, ketika persoalan ini ditanyakan kepada Pengprov mereka hanya memberikan keterangan datar.
“Jawaban dari pengprov seakan buang badan atas SK tersebut. Mereka tidak mau ambil pusing atas siapa nama yang tercantum di SK tersebut,” keluhnya lagi.
Melihat kondisi seperti ini di tubuh kontingen Silat Provinsi Riau, dirinya sangat pesimis Riau meraih prestasi gemilang dalam ivent olahraga apapun. Mereka bukan melihat proses dan perjuangan atlet dan pelatih tapi hanya mengedepankan hadirnya orang dalam yang datangnya entah darimana.
“Kami dari pelatih kontingen Silat,
mengutuk keputusan Dispora Riau yang sudah sewenang-wenang. Oknum jahanam seperti ini harus tindak jika perlu diberhentikan” pungkasnya.(qiem)
