*Bangkinang Hasilkan 3000 ton padi pertahunnya
Bangkinang : Menjelang musim tanam tahun depan, para petani di kecamatan Bangkinang mengadakan rembug jelang tanam padi MT 1. Rembug yang diikuti oleh 32 kelompok tani ini dilaksanakan di kantor Badan Penyuluh Pertanian(BPP) Bangkinang Kamis, (28-12-2023). Dalam rembug jelang tanam padi ini merupakan musyawarah para petani yang ada di kecamatan Bangkinang untuk menentukan jadwal dimulainya penanaman padi. .
Kepala BPP Bangkinang Wirdanis SP kepada media menjelaskan, rembug jelang tanam padi ini sangat penting, sebagai acuan para petani dalam memulai kegiatan menanam padi pada musim mendatang. “Petani harus menentukan jadwal taman secara seragam, ini sangat penting untuk menjaga agar tanan padi bisa terhindar dari penyakit dan hama yang lain “ujarnya.

Karena menurutnya, apabila penanaman padi tidak serentak atau berjauhan waktunya, maka tumbuh padinya juga tidak sama. Di satu persawahan padi sudah mulai berisi sedangkan di sisi lainnya baru tumbuh. Kondisi ini akan membuat hama dan penyakit sulit diatasi. ” Namun dengan penanaman serentak tumbuh serentak maka hama dan penyakit akan lebih mudah diatasi “jelasnya.
Saat ini di kecamatan Bangkinang petani yang aktif ke sawah sebanyak 32 kelompok Tani, dengan lahan sawah seluas 279,09 hektar. Setiap panennya mereka bisa mendapatkan 5-6 ton untuk tiap hektarnya dengan waktu panen dua kali setahun. setidak lebih kurang 3.300 ton padi dihasilkan oleh kecamatan ini setiap tahunnya.
Jumlah ini cukup menggembirakan mengingat minimnya minat masyarakat Kampar untuk bertani dibandingkan dengan berkebun sawit. (rdh)
