Bangkinang Kota (rina.com): Penyaluran zakat Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Kampar terus menunjukkan dampak nyata bagi masyarakat rentan. Melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kampar, ratusan lansia jompo kini menerima bantuan rutin setiap bulan untuk membantu memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
Program Kampar Peduli menjadi salah satu bukti konkret bagaimana dana zakat yang dihimpun dari para muzakki, khususnya ASN, dikelola dan disalurkan secara terarah kepada masyarakat yang membutuhkan.
Ketua BAZNAS Kabupaten Kampar, Purwadi, menyampaikan bahwa bantuan tersebut menyasar 250 lansia jompo dan 84 penyandang disabilitas yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Kampar.
“Ini merupakan bentuk nyata pemanfaatan zakat yang ditunaikan para ASN dan muzakki lainnya. Dana yang terkumpul langsung kami salurkan kepada kelompok rentan seperti lansia jompo dan disabilitas,” ujarnya, Selasa (07/04/2026).
Ia merinci, total dana zakat yang disalurkan mencapai Rp114,3 juta, dengan alokasi Rp81,2 juta untuk lansia jompo dan Rp27,1 juta untuk penyandang disabilitas. Masing-masing penerima mendapatkan bantuan berkisar Rp300 ribu hingga Rp400 ribu per bulan.
Lebih dari sekadar bantuan, program ini menjadi penopang hidup bagi para lansia yang tidak lagi memiliki penghasilan tetap. Kehadiran zakat membantu mereka tetap bertahan dan memenuhi kebutuhan dasar secara layak.

Purwadi menegaskan, BAZNAS memastikan penyaluran dilakukan secara rutin dan tepat waktu setiap awal bulan. Untuk wilayah yang dekat, bantuan diambil langsung di kantor BAZNAS, sementara daerah yang jauh dilayani melalui transfer rekening guna memastikan tidak ada penerima yang terlewat.
“Penyaluran ini kami pastikan berjalan konsisten setiap bulan agar para penerima benar-benar merasakan manfaat zakat secara berkelanjutan,” jelasnya.
Ia berharap, zakat yang ditunaikan para ASN ini tidak hanya menjadi kewajiban yang ditunaikan, tetapi juga menjadi kekuatan sosial yang mampu mengangkat kesejahteraan masyarakat, terutama para lansia jompo yang sangat membutuhkan perhatian.
“Semoga bantuan ini benar-benar membantu meringankan beban hidup para lansia dan disabilitas dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari,” tutupnya. (Neri)
