Bangkinang Kota Suasana Rapat Paripurna DPRD Kampar, Senin (20/04/26), berlangsung serius namun penuh semangat evaluasi. Satu per satu catatan disampaikan, menjadi cermin bagi jalannya pemerintahan sepanjang 2025. Di forum inilah, arah perbaikan ke depan mulai ditegaskan.
Pemerintah Kabupaten Kampar menyatakan siap menindaklanjuti seluruh rekomendasi yang disampaikan Panitia Khusus (Pansus) LKPJ dalam rapat paripurna tersebut. Berbagai catatan strategis disorot, mulai dari optimalisasi serapan anggaran, peningkatan kualitas pelayanan publik, hingga kontribusi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).
Bupati Kampar Ahmad Yuzar menegaskan bahwa evaluasi dari legislatif bukan sekadar formalitas, melainkan bagian penting dalam menjaga akuntabilitas pemerintahan.
“Kami menyambut semua masukan ini sebagai bahan perbaikan. Tujuannya jelas, agar program pembangunan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya di hadapan pimpinan dan anggota dewan.
Dengan nada tegas, Ahmad Yuzar juga menyebut rekomendasi Pansus sebagai “alarm kinerja” bagi seluruh perangkat daerah. Ia menekankan tidak ada ruang bagi kinerja yang stagnan, baik di tingkat OPD maupun jajaran direksi BUMD.
“Ini menjadi cambuk untuk kita semua agar bekerja lebih keras, lebih transparan, dan lebih responsif,” tegasnya.

Turut hadir dalam rapat tersebut Wakil Bupati Kampar Misharti, Penjabat Sekretaris Daerah Ardi Mardiansyah, serta jajaran pejabat lainnya yang mengikuti jalannya sidang dengan seksama.
Rapat paripurna ini tidak hanya menjadi forum penyampaian laporan, tetapi juga momentum memperkuat sinergi antara eksekutif dan legislatif. Kolaborasi yang solid dinilai menjadi kunci dalam mengawal arah pembangunan daerah agar tetap berada pada jalur yang tepat.
Di akhir penyampaiannya, Bupati berharap hubungan harmonis antara pemerintah daerah dan DPRD terus terjaga. Baginya, kemitraan yang kuat adalah fondasi utama dalam melahirkan kebijakan yang benar-benar berpihak kepada masyarakat.(neri)
