Gara gara Kampar Kiri Tengah, Rapat Pleno KPU Molor

  • Share

*C1 Plano Dibuka Ulang Kembali

 

BANGKINANG: Gara-gara  rekapitulasi suara kecamatan Kampar Kiri Tengah bermasalah, akhirnya Rapat Pleno KPU  Kampar yang sudah akan memasuki penetapan pada Jumat Malam (01-03-2024) menjadi terlambat alias molor.
Rapat Pleno KPU penghitungan perolehan suara dan penetapan hasil pemilu 2024 tingkat Kabupaten Kampar ini yang harusnya sudah memasuki penetapan pada Jumat malam (01-03-2024) , sehingga bisa dilanjutkan ke Tahap selanjutnya di KPU Riau.

Namun gara gara tidak sesuai nya data dalam rekapan PPK dengan data yang dimiliki saksi, maka muncullah protes dan akhirnya disepakati untuk membuka ulang C1 planonya.

Dari pantauan wwww.ruangindonesiabicara.com di Aula Bupati Kampar tempat dilaksanakan rapat pleno ini hujan protes dan intrupsi memang banyak dari para saksi. Karena data yang PPK kecamatan tersebut tidak sesuai dengan angka yang didapat oleh para saksi.

Komisioner KPU Kampar Sardalis ketika dikonfirmasi menyatakan, pembukaan C1 Plano ini disebabkan karena ditemukan adanya ketidaksesuaian data. ” Rekapitulasi suara yang dibacakan dan direkap oleh PPK berbeda dengan data dan rekapitulasi yang ada pada saksi, baik saksi partai politik maupun saksi DPD. Maka muncullah protes. Kita sebagai penyelenggara bertugas untuk membenarkan dan meluruskan kesalahan maka sepakat membuka kembali C1 tersebut ” jelasnya.

Sebelumnya kecamatan Kampar Kiri tengah ini juga dipending atau ditunda pembacanya karena KPU menganggap masih ada data yang kurang tepat, dan diberi kesempatan untuk memperbaiki. Namun menjelang pembacaan kembalipun masih ditemukan kesalahan.
Ketika ditanya penyebabnya, menurut Sardalis bisa jadi disebabkan ada masalah dengan sistim, bisa saja human error.

Akhirnya semua berkas dari kecamatan tersebut dari 11 desa dengan 94 TPS diangkut kembali ke Aula rapat pleno dan dibuka kembali. Pembukaan ini dimulai dari pembacaan untuk pemilihan Depan Perwakilan Daerah (DPD), sedangkan untuk Presiden dan DPR RI sudah selesai. Namun jika memang dianggap meragukan bisa jadi dibuka kembali juga.

“Tentunya dengan kondisi ini akan membuat penyelesaian penghitungan akan terlambat dari jadwal yang sudah ditentukan ” jelasnya.

Sementara itu Ketua Bawaslu Kampar Sawir juga terlihat sibuk dengan penghitungan ulang ini, karena memang data yang didapatkan bawaslu juga berbeda.

“Padahal setahu saya kecamatan Kampar Kiri Tengah ini adalah kecamatan pertama yang menyerahkan hasil rekapitulasi pada KPU Kampar. Bisa saja ini karena dikerjakan dengan tergesa-gesa, padahal masih banyak waktu bagi mereka memperbaiki ini, sekarang kita semua harus mengulangi kembali” jelasnya.
Hingga berita ini diturunkan penghitungan suara masih berlangsung (rdh)

  • Share