KDM: “Indonesia Merdeka, Tapi Alam Kita Semakin Terjajah

  • Share

Bandung (rina.com): Pidato penuh semangat Kang Dedi Mulyadi (KDM) saat memperingati Hari Guru Nasional di Jatinangor kembali menjadi sorotan publik. Pernyataannya yang membandingkan kondisi alam Indonesia saat dijajah dan setelah merdeka viral di media sosial, memicu diskusi panas soal nasib lingkungan hidup di tanah air.

Dalam pidato yang terekam dalam sebuah video, KDM menyentil tajam soal kerusakan alam yang terus terjadi, meski Indonesia telah merdeka selama 80 tahun. Ia bahkan menyebut, alam Indonesia justru lebih terjaga saat berada di bawah penjajahan Belanda.

“Belanda menjajah 350 tahun, gunung masih utuh, sungai jernih, bangunan kokoh. Indonesia merdeka 80 tahun, gunung gundul, sungai kotor,” kata KDM lantang di hadapan hadirin.

Menurutnya, kemerdekaan seharusnya tidak hanya bermakna bebas secara politik, tapi juga tanggung jawab menjaga alam. Ia menyoroti berbagai kebijakan dan proyek pembangunan yang dinilainya abai terhadap dampak lingkungan, seperti pengurukan laut, alih fungsi hutan, dan eksploitasi sumber daya tanpa kontrol.

“Kalau Anda mengaku cinta NKRI tapi membiarkan hutan dibabat dan laut diuruk, saya katakan: Anda pembohong,”ujarnya tegas.

Pernyataan KDM ini langsung ramai diperbincangkan di media sosial. Banyak warganet mengaitkannya dengan bencana banjir bandang yang terjadi baru-baru ini di Sumatera. Munculnya kayu gelondongan dengan bekas potongan mesin dan barcode saat banjir memperkuat dugaan pembalakan liar di hulu.

Pidato KDM menjadi pengingat bahwa kemerdekaan sejati tak hanya soal kebebasan, tetapi juga tentang keberlanjutan termasuk menjaga ibu pertiwi agar tetap lestari. ( Roy Basf)

  • Share